Menyongsong G-20, BPOLBF Siapkan Berbagai Event - FloresMerdeka

Home / Ekonomi Bisnis

Selasa, 21 September 2021 - 05:22 WIB

Menyongsong G-20, BPOLBF Siapkan Berbagai Event

Rapat persiapan menyongsong pertemuan G 20.(foto:ist)

Rapat persiapan menyongsong pertemuan G 20.(foto:ist)

LABUAN BAJO,FLORESMERDEKA.com-Dalam rangka menyongsong Koferensi Tingkat Tinggi G20, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) membangun sinergitas dengan berbagai stakeholder di Labuan Bajo. Salah satu yang dilakukan yakni menyelenggarakan pertemuan rutin Coffee Morning yang diadakan sekali dalam dua minggu. Demikian siaran pers BPOLBF yang diterima Floresmerdeka, Selasa (21/9/2021)

Pertemuan Coffee Morning ini telah berlangsung di Hotel La Cecile, Jumad (17/9/2021). Hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina, DanLanal Manggarai Barat, Direktur Bank Mandiri Labuan Bajo, para pimpinan kantor BUMN Labuan Bajo serta jajaran instansi Pemkab Mabar.

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai dukungan terhadap kesiapan aspek 3A yakni Amenitas, Atraksi dan Aksesibilitas Labuan Bajo sebagai side event penyelenggaraan G20 yang akan menghadirkan tujuh working group meeting, mulai dari akomodasi berstandar internasional dan akomodasi lainnya yang sudah tersertifikasi CHSE, akses laut dan udara, kesiapan jaringan komunikasi 4G hingga 5G, transportasi publik ramah lingkungan, ketersediaan travel pattern (peta perjalanan) dan paket wisata.

BPOLBF telah mendata sebanyak 11 hotel bintang 3 hingga bintang 5 dengan total kapasitas kamar sebanyak 848 kamar. Ditargetkan jumlah akan bertambah hingga 1500 kamar pada 2022 mendatang. Hotel-hotel tersebut diharapkan siap menampung para tamu. Di Labuan Bajo, sejauh ini sudah ada 6 hotel dan 46 pelaku usaha tersertifikasi CHSE.

Selain itu sebanyak 261 tour operator/agent dari 5 asosiasi kapal yang secara legal terdaftar juga diintegrasikan dalam satu sistem registrasi online. Begitupun ketersediaan pasokan air bersih menjadi isu penting yang menjadi pokok pembahasan bersama. Dengan target kunjungan tersebut, koordinasi BPOLBF bersama Pemkab Mabar dan lintas K/L dimaksimalkan untuk menjamin keamanan wisatawan dengan mendatangkan vaksin ke Labuan Bajo. Dengan target 100% vaksinasi bagi warga Manggarai Barat.

Sementara, sejauh ini target vaksin di Manggarai Barat sudah mencapai 56,68% dari total target vaksin 250 ribu penduduk Manggarai Barat. Selain itu skema travel buble juga diterapkan untuk mengatur jalur lintas para pengunjung selama penyelenggaraan berlangsung. 

Kampanye CHSE diberbagai instansi dan lembaga juga terus digencarkan. Setelah memfasilitasi pelaksanaan 5000 dosis vaksin ke Manggarai Barat, BPOLBF terus gencar melakukan penerapan CHSE di lingkungan perkantoran, instansi pemerintahan serta industri pariwisata yang utamanya akan melayani tamu dalam rangka G20.

Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina mendorong seluruh instansi pemerintah daerah untuk semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 di lingkungan perkantoran. Salah satunya yakni dengan menerapkan aplikasi “PeduliLindungi” yang secara otomatis akan melakukan pembatasan kerumunan seperti yang telah diterapkan di Kantor BPOLBF.

“Kami terus berupaya memastikan kesiapan Labuan Bajo sebagai side event G20 tahun depan. Melalui sinergi seluruh pihak dan elemen terkait, Labuan Bajo siap menerima kunjungan tamu dan sekaligus menjamin keamanan masyarakat saat penyelenggaraan berlangsung. Kita terus berupaya memutus mata rantai penyebaran covid,” ujarnya.

Side Event penyelenggaraan G20 akan terfokus di Labuan Bajo, namun beberapa titik destinasi wisata juga disiapkan untuk mendukung side event. Beberapa desa wisata seperti dalam Kawasan TN Komodo, Goa Rangko, Cunca Wulang, Mbeliling dan desa lainnya di luar Labuan Bajo seperti desa-desa wisata di Manggarai, Ngada hingga Ende akan juga dipersiapkan untuk menunjang paket perjalanan wisata selama event berlangsung.

“Banyak hal yang kami siapkan. Selain kesiapan akomodasi, kami juga memastikan bahwa ada produk ekraf masyarakat di Manggarai Barat dan semua kabupaten pendukung. UMKM lokal kita persiapkan bersama agar mereka bisa memenuhi target produksi yang sesuai kebutuhan wisatawan. Intinya ada produk yang bisa dibeli,” jelas Shana.

Dalam perencanaan, 7 working group meeting KTT G20 yang akan diselenggarakan di Labuan Bajo ini akan berlangsung dari Juni hingga September 2022. Mengagendakan pembahasan beberapa topik yang berkaitan erat dengan situasi global seperti lingkungan dan perubahan iklim, ekonomi digital dan sekaligus financial track yang mengagendakan beberapa pembahasan mengenai beberapa dukungan global bagi negara-negara miskin yang rentan terdampak covid19, investasi dibidang infrastruktur digital, pengembangan sistem keuangan digital dan keuangan berkelanjutan. Diharapkan berbagai upaya ini bisa mendukung agenda perubahan iklim yang lebih terjangkau.*(fmc)

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

Bupati Lembata Siapkan Chef Labuan Bajo untuk Melatih Ibu-ibu PKK

Ekonomi Bisnis

KLHK Dukung Gerakan Ekonomi Sirkular Pulau Komodo

Ekonomi Bisnis

Kopwan Setia Janji Bertekad Menjadi Koperasi Modern

Ekonomi Bisnis

115 Hektare Sawah di Lingko Ngaung Terancam Gagal Panen

Ekonomi Bisnis

Desa Waiara Kembangkan Irigasi Tetes

Ekonomi Bisnis

Meretas Harapan Proyek Geothermal Wae Sano

Ekonomi Bisnis

Poktan Desa Wae Lolos Terapkan Pola Tanam Jarwo

Ekonomi Bisnis

Teknologi Irigasi Tetes, Penggerak Petani Milenial