Teknologi Irigasi Tetes, Penggerak Petani Milenial - FloresMerdeka

Home / Ekonomi Bisnis

Jumat, 10 September 2021 - 05:27 WIB

Teknologi Irigasi Tetes, Penggerak Petani Milenial

Lahan yang sedang diolah dengan menerapkan sistem teknologi irigasi tetes.(Foto: Chois Bahga/Floresmerdeka)

Lahan yang sedang diolah dengan menerapkan sistem teknologi irigasi tetes.(Foto: Chois Bahga/Floresmerdeka)

MAUMERE,FLORESMERDEKA.COM-Penggunaan teknologi pertanian dengan sistem irigasi tetes yang gencar dilakukan oleh Yance Maring, Alumni Universitas Aicat Israel menjadi penggerak serta motivator bagi generasi milenial untuk semakin mencintai dunia pertanian.

Kehadiran teknologi irigasi tetes ini telah mendorong minat generai muda untuk semakin giat dalam mengembangkan usaha dibidang pertanian. Kehadirannya telah menarik manfaat bagi individu, kelompok maupun lembaga-lembaga baik swasta maupun pemerintah terutama kelompok-kelompok petani di Sikka untuk semakin giat membudidayakan berbagai tanaman dengan menggunakan irigasi tetes.Selain itu, penggunaan sistem irigasi tetes ini juga semakin memacu peningkatan produktivitas pertanian.

Sementara Yance Maring yang ditemui Floresmerdeka.com, Selasa (7/9/2021) menjelaskan, di era global ini, teknologi pertanian dengan sistem yang dikontrol melalui aplikasi Handpone Android, menjadi penanda semakin berkembang pesatnya teknologi pertanian di Kabupaten Sikka. Tak hanya sekadar penanda, teknologi sistem irigasi tetes juga telah mendorong peningkatan produktivitas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan para petani.

“Teknologi irigasi tetes merupakan mekanisasi pertanian yang kehadirannya tak dapat lagi dihindarkan. Sistem irigasi tetes menjadi pembukti bahwa sektor pertanian telah bergeser dari pola tradisional atau petani konfensional ke arah yang lebih modern,” kata Maring.

Pantauan Floresmerdeka.com, ada beberapa lahan petani yang kini sudah mulai menerapkan teknologi irigasi tetes demi meningkatakan produktivitas pertanian. Beberapa lembaga yang mulai mengembangkan teknologi irigasi tetes adalah lembaga keuskuspan, lembaga candraditia, kebun vanili milik bupati Sikka, kelompok tani di Desa Umauta dan beberapa di wilayah lainnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini pihaknya bersama kelompok Moeda Tani Farm sedang mengerjakan lahan milik Pemda Sikka.

“Kami sedang dalam proses pengerjaan. Kami akan menanam berbagai jenis tanaman. Seperti sayur mayur, bawang dan lombok,”ujarnya.

Tak hanya itu, Ia juga menyebutkan, dengan pengelolaan dan pemanfaatan sistem irigasi tetes secara baik maka akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani sehingga petani menjadi lebih sejahtra secara ekonomi.

Menurut dia, optimalisasi sistem pertanian ini merupakan langkah awal dalam upaya meningkatkan pembangunan pertanian di Kabupaten Sikka bahkan daerah lain di seluruh Indonesia. Hal terpenting menurut dia, selain sebagai motivasi bagi petani-petani muda di Sikka, yang paling urgen adalah mewujudkan ketahanan pangan terutama di tengah kondisi Covid 19.

Ia yakin teknologi ini akan meningkatkan produksi pertanian . Untuk itu ia berharap para petani dapat menggunakan teknologi ini untuk meningkat pendapatan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan terutama di tengah situasi pandemi covid-19 seperti sekarang ini.(cho)

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

Stef Nali : Proyek Persemaian Benih, Bukan Perambahan Hutan

Ekonomi Bisnis

Progres Dana Pinjaman Daerah Hampir Rampung

Ekonomi Bisnis

Pelatihan Inkubasi Makanan Lokal Bagi Pelaku UMKM

Ekonomi Bisnis

BPOLBF Perkuat Budaya Kerja CINTA KKN

Ekonomi Bisnis

Kadin Mabar Berkolaborasi Majukan Perekonomian Mabar

Ekonomi Bisnis

Sumur Bor untuk Tingkatkan Produksi Jagung

Ekonomi Bisnis

Empat Sektor Pembangunan Pertanian di Matim

Ekonomi Bisnis

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan