Floratama Academy Lahirkan Pengusaha Lokal Berwawasan Lingkungan - FloresMerdeka

Home / Ekonomi Bisnis

Kamis, 21 Oktober 2021 - 13:07 WIB

Floratama Academy Lahirkan Pengusaha Lokal Berwawasan Lingkungan

Para peserta sedang mengikuti kegiatan.(Foto:ist)

Para peserta sedang mengikuti kegiatan.(Foto:ist)

LABUAN BAJO, FLORESMERDEKA.com-Kegiatan inkubasi Floratama Academy kini memasuki tahap Bootcamp. Memasuki hari ke empat bootcamp, para peserta menjalani aktivitas kunjungan ke beberapa tempat. Para peserta dipertemukan dengan pelaku usaha pariwisata lokal Labuan Bajo. Para pelaku usaha ini telah berpengalaman dalam bidang usahanya masing-masing.

Dalam kunjungan itu, sejumlah 12 peserta UMKM lokal menimba ilmu dan pengalaman tentang cara mengembangkan usaha melalui akses pasar pariwisata terutama pengenalan dan penguatan produk serta mengidentifikasi kebutuhan pasar agar dapat memenuhi standar kelayakan sesuai dengan permintaan pasar.

Wenti Romas, salah satu pengusaha lokal yang juga mentor kegiatan Bootcamp Foratama Academy mengungkapkan, banyak jenis usaha yang sebenarnya masih bisa dikembangkan. Dia menyebutkan, banyak sarana belajar dan berbagi ilmu. Para pelaku usaha bisa menjadi narasumber sekaligus sebagai sarana berbagi ilmu.

“Banyak sarana buat teman-teman bisa berguru. Salah satunya melalui bootcamp ini. Mudah-mudahan kita semua termasuk saya bisa saling berbagi ilmu. Semoga ke depannya para pelaku usaha lokal kita di NTT semakin berdaya saing, terus fokus pada kualitas produk dan layanan. Dengan begitu NTT tidak sekedar dikenal karena keindahan alamnya saja, tapi juga dikenal karena produk kreatif lokalnya yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Yumince Pinat, peserta Bootcamp Floratama Academy, yang juga pelaku usaha kuliner Kubila Pubila mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Peserta asal Pantar, Kabupaten Alor ini memulai merintis usaha dibidang kuliner bersama para wanita di tempat asalnya. Ia mengungkapkan, tahapan inkubasi ini merupakan kesempatan dan bentuk terobosan dalam upaya mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Bagi dia, Floratama Academy adalah ruang belajar terhadap hal-hal baru serta kesempatan bertemu para mentor hebat.

“Saya merasa beruntung bisa terlibat dalam program Floratama Academy ini. Awalnya saya terpanggil, karena ada banyak hasil alam yang tidak terolah di daerah saya. Sehingga saya bersama para wanita di sana memulai usaha Kubila Pubila. Kami melihat, Floratama Academy ini adalah sebuah terobosan yang memberikan ruang dan peluang bagi kami untuk mendapat akses yang sukar kami dapatkan selama ini, ditambah kami belajar banyak hal selama lima bulan inkubasi ini,” ujarnya.

Dia berharap, kegiatan Floratama Academy edisi pertama ini akan dilanjutkan dengan edisi-edisi selanjutnya. Karena menurut dia, masih banyak para pelaku ekraf di kawasan Floratama yang sangat membutuhkan program-program seperti ini.

Muhammad Philosophi, CEO dan Founder dari Legalku Digital yang juga mentor dan pemateri dalam kegiatan ini menilai, Program Bootcamp Floratama Academy sangat inovatif.

“Floratama Academy merupakan salah satu program yang sangat bagus. Program ini sungguh-sungguh memberi langkah konkret bagi teman-teman pengusaha lokal. Program ini membuka kesempatan bagi para peserta untuk belajar langsung dari para fasilitator sehingga membuka wawasan dan sekaligus membuka peluang berkolaborasi dengan para pengusaha lainnya,”ungkapnya.

Floratama Academy Bootcamp dibuka secara resmi oleh Direktur Industri dan Kelembagaan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Neysa Amelia, Senin (18/10/2021). Bertempat di Puri Sari Hotel, Labuan Bajo, Floratama Academy Bootcamp merupakan tahap akhir dari Floratama Academy.  Sebanyak 12 peserta berkumpul di Labuan Bajo untuk mengikuti rangkaian kegiatan seperti Workshop, Field Trip, Investor Meet Up dan Awarding Ceremony yang digelar selama sepekan.

Setelah hampir lima bulan menjalani proses ini, pihak BPOLBF selaku penyelenggara berharap kegiatan ini semakin memperkuat sektor parekraf Floratama dengan lahirnya pengusaha-pengusaha tangguh yang berwawasan lingkungan dan memberi manfaat untuk masyarakat. Kegiatan ini juga bertujuan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Dengan demikian kami yakin cita-cita pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing dapat kita wujudkan bersama,” kata Neysa ketika membuka kegiatan ini.

Adapun ke 12 UMKM yang lolos ke tahap Bootcamp Floratama Academy, yakni: Floratama Camp (Akomodasi), Floratama Hub (Aplikasi), Story Of Nagekeo (Jasa Pariwisata), Studio Rangko Lawa (Kriya), Marimpa (Kuliner), Nubajo Se’i Opa Rote (Kuliner), Hwan Eco Ethnic (Fashion), Daurken (Kriya),  Kubila Pubila (Kuliner), Noa (Jasa Transportasi Wisata), Sanggar Doka Tawa Tana (Fashion), dan Waste Hub Solution (Waste Management).*(fmc)

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

Peternak Babi Kecam Aturan Pemda Ngada

Ekonomi Bisnis

BPOLBF Dorong Digitalisasi Desa Wisata

Ekonomi Bisnis

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Terapkan Inseminasi Buatan

Ekonomi Bisnis

Romo Beni Apresiasi TNI-Polri Bantu Para Petani

Ekonomi Bisnis

Pemda Mabar dan Dirjen EBTKE Tandatangani MoU Proyek Geothermal

Ekonomi Bisnis

Pemda Lembata Berkomitmen Digitalisasi Keuangan

Ekonomi Bisnis

Poktan Desa Wae Lolos Terapkan Pola Tanam Jarwo

Investasi

Presiden Minta Polri Kawal Investasi di Daerah