Polres Mabar Telisik Penyebab Kebakaran - FloresMerdeka

Home / Ham dan Lingkungan Hidup / Mimbar Demokrasi

Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:41 WIB

Polres Mabar Telisik Penyebab Kebakaran

Lokasi kebakaran hutan

Lokasi kebakaran hutan

LABUAN BAJO, FLORESMERDEKA.COM- Polres Manggarai Barat telisik penyebab Perkemahan Wisata Wingkol, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Tujuan untuk mengetahui kepastian sebab kebakaran yang melahap 17 hektare lahan itu. Apakah kebakaran itu disebabkan perilaku orang iseng yang membuang puntung rokok atau penyebab lain.

Kapolres Manggarai Barat (Mabar) AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K, M.Si, menyampaikan hal itu saat jumpa pers di Polres Mabar, Jumat (14/8/2020) malam pukul 21.15 wita.

Dia menjelaskan, untuk sementara belum mengetahui penyebab kebakarannya. Karena itu perlu ditelisik lebih jauh untuk mengetahui kepastiannya. Yang telah dilakukan, jelas Kapolres Mabar, memadamkan api di lokasi yang ditempuh kurang lebih satu setengah jam perjalanan menggunakan speed boat dari Labuan Bajo.

Menurutnya, kobaran api berhasil dipadamkan berkat kesigapan Tim Gabungan Polres Mabar, Brigade Mobil (Brimob) Subden IV Detasemen Pelopor Labuan Bajo, Satuan Direktorat Polairud Polda NTT dan Polhut Balai Taman Nasional Komodo. Tim gabungan sigap melakukan pemadaman kebakaran hutan di dua titik di sekitar lokasi Wisata Perkemahan Wingkol, Desa Warloka.

Kapolres Mabar menerangkan kondisi lokasi kebakaran terdiri dari perbukitan yang dikelilingi padang savana tandus, sehingga dalam situasi kemarau dapat berpotensi terjadi kebakaran jika ada percikan api.

Tidak ada korban jiwa

Kapolres Bambang mengatakan, tidak ada wisatawan yang ditemukan terjebak api. Dengan demikian proses pemadaman api berjalan lancar. Untuk kondisi angin di lokasi kejadian saat kebakaran, terpantau normal.

Adapun kekuatan tim pemadaman kebakaran terdiri dari Resort Wae Wu’ul empat orang, Bidang Wilayah empat orang, Polres Mabar 50 orang dipimpin langsung Kapolres Mabar didampingi oleh Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Samapta, Brimob dipimpin langsung Danki Brimob, dan enam orang Personil Pos Polairud Polda NTT, Balai TN Komodo 10 orang, Seksi Gakkum enam orang dengan waktu tempuh bervariasi menuju lokasi

Kapolres Mabar AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si. mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Manggarai Barat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena membahayakan lingkungan dan pencemaran udara. Selain itu, Mantan Kapolres Rote Ndao, itu juga menimbau warga tidak boleh membuang puntung rokok yang masih menyala di padang rumput. Sebab saat ini rumput sedang kering, apalagi musim kemarau.

Senada Kepala BKSDA NTT Ir. Timbul Batubara M.Si. menghimbau kepada masyarakat agar menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan api di sekitar Cagar Alam Wae Wu’ul. Lebih jauh ia mengapresiasi respon cepat jajaran petugas dari berbagai instansi dan satuan sehingga api cepat dikendalikan hingga potensi kebakaran tidak meluas.

Timbul Batubara juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran Polres Manggarai Barat, Brimob, Polairud Polda NTT, Balai TN Komodo dan Balai Gakum, serta Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan masyarakat yang telah bersinergi dan menunjukkan soliditas saat menghadapi musibah kebakaran hutan dan Lahan di wilayah Cagar Alam Wae Wu’ul.

Untuk diketahui, berdasarkan data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Timur, terdapat dua titik lokasi yang terbakar. Yakni lokasi di luar dan sebagian di dalam Kawasan Hutan Wae Wu’ul dengan titik koordinat  8°35` 24.8“ S dan 119° 48` 12.7“ E.

Keterangan lanjutan, melalui surat  No. S. 989 /K.5/TU/HMS/08/2020 BKSDA NTT menyebutkan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 17 ha, termasuk seluruh vegetasi savana yang ada di lokasi tersebut. Saat ini, tim BKSDA NTT sedang berkoordinasi dengan aparat desa terkait pendataan kepemilikan tanah milik ulayat setempat. Sampai dengan saat ini tim masih melakukan mapping up, perhitungan luas, pemetaan serta pengumpulan informasi dari masyarakat. (Tim Redaksi)

Share :

Baca Juga

Foto ilustrasi

Ham dan Lingkungan Hidup

Di Matim, Kakek Hamili Cucunya Sendiri

Mimbar Demokrasi

KPU Sabu Raijua: Sah, Bupati Terpilih Orient Patriot Riwu

Demokrasi Mabar

Deklarasi dan Strategi Pemasaran Paslon

Ham dan Lingkungan Hidup

FML Kirim Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Ile Lewotolok

Demokrasi Mabar

Bawaslu Mabar Didesak Tindak Tegas ASN yang Tidak Netral
doa bersama

Demokrasi Mabar

Deklarasi Pantas – Rizky Tampilkan Nuansa Toleransi

Mimbar Demokrasi

Paslon Janji Tidak Lakukan Politik Uang

Demokrasi Mabar

Siap Mendaftar, Paket AG Enggan Kerahkan Massa Besar-besaran