Gubernur Minta Perbankan Beri Kontribusi Nyata - FloresMerdeka

Home / Ekonomi Bisnis

Jumat, 24 September 2021 - 23:02 WIB

Gubernur Minta Perbankan Beri Kontribusi Nyata

Gubernur NTT

Gubernur NTT

KUPANG, FLORESMERDEKA.com- Pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT) minta perbankan maupun lembaga jasa keuangan nonbank untuk memberikan kontribusi nyata pembiayaan pada proyek pertanian seperti pengadaan alat untuk mendukung produktivitas hasil pertanian serta tercapainya tranformasi digital pada sektor tersebut. Demikian Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT yang diterima Floresmerdeka, Kamis, (23/9/2021).

Dalam arahannya, Gubernur Viktor mengatakan bahwa pembiayaan dari perbankan selama ini menjadi kendala dalam mendukung majunya sektor pertanian di Provinsi NTT. Ia menegaskan, perbankan maupun lembaga jasa keuangan nonbank diharapkan mendukung pembiayaan pada sektor pertanian, dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko. Alasannya, kondisi lahan NTT yang sangat membutuhkan alat berat dalam proses penggarapan. Hal ini berbeda dengan provinsi atau daerah lain di luar NTT yang hanya membutuhkan traktor dalam pengolahan lahan.

“Yang kita butuhkan sekarang ini adalah Investasi dalam dunia pertanian, dalam kondisi ini pertanian di NTT sangat membutuhkan alat berat. Karena ini menjadi masalah serius jika tidak segera ditangani oleh kita semua. Tapi jika kita intervensi dengan alat berat, otomatis lahan-lahan di NTT yang sebelumnya susah digarap, akan jadi berguna untuk kita olah secara maksimal,” tegas Gubernur Viktor.

 “Bayangkan saja, dengan banyak bendungan yang sudah diberikan Bapak Jokowi untuk NTT, cadangan air yang semula menjadi masalah utama kita, tapi perlahan sudah mulai teratasi, namun jika tidak kita dukung dengan kondisi lahan yang tidak bisa kita olah, sama saja percuma,” tambahnya.

Gubernur Laiskodat menjelaskan, kebutuhan alat-alat berat tersebut tidak hanya berhenti pada pengolahan lahan tetapi juga penanaman hingga masa panen. Terlebih, jika potensi lahan di NTT mencapai lebih dari 5.000 hektar, tentu tidak akan dapat dilakukan dengan cara-cara konvensional.

Bank Indonesia maupun OJK pun diharapkan mendorong perbankan maupun lembaga jasa keuangan nonbank untuk mendukung pembiayaan alat-alat berat di NTT sehingga mampu menyelesaikan lahan yang belum banyak dikerjakan.

“Kita semua yang hadir disini, baik BI dan OJK, saya harapkan mendorong teman-teman industri keuangan baik bank maupun nonbank untuk mendukung kebutuhan alat-alat berat ini, sehingga kita mampu menyelesaikan yang begitu banyak belum dikerjakan selama ini,” kata Gubernur Laiskodat.

Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Provinsi NTT, yang juga Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, semua lembaga perbankan dan lembaga nonbank siap berkolaborasi memberikan kontribusi khususnya untuk program pemerintah dalam sektor pertanian.

“Tentunya sesuai arahan Bapak Gubernur, dalam waktu singkat kedapan kami akan hadirkan para off taker bersama seluruh lembaga jasa keuangan perbankan dan nonbank untuk langsung fokus terhadap alat berat sesuai porsinya masing-masing. Untuk pertanian kali ini, sarana produksi akan menjadi perhatian kita, baik pada proses pembukaan lahan, tanam dan serta panen. Kami juga akan sinkronkan kembali data-data pertanian, sehingga tdk ada masalah dengan para calon debitur,” jelas Alex. *(fmc)

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

Bupati Lembata Siapkan Chef Labuan Bajo untuk Melatih Ibu-ibu PKK

Ekonomi Bisnis

Geliat Pembangunan Infrastruktur di Kota Wisata Premium Labuan Bajo

Ekonomi Bisnis

30 Peserta Lolos Tahap Business Scaling-Up Program Inkubasi
Para siswa sedang mengikuti pelatihan budidaya hidroponik. (Humas BPOLBF)

Ekonomi Bisnis

Berawal Dari Peserta, Sekarang Jadi Trainer Budidaya Hidroponik

Ekonomi Bisnis

Bupati Mabar Optimis Ekonomi Segera Pulih

Ekonomi Bisnis

Warloka Marina dan Resort Dibangun di Pulau Purung

Ekonomi Bisnis

Kopi Flores dan Pemberdayaan Petani

Ekonomi Bisnis

Jumlah Penduduk Miskin di NTT 20,99 Persen