Penting Penguatan Kapasitas Bawaslu Manggarai Timur | FloresMerdeka

Home / Mimbar Demokrasi

Minggu, 7 Maret 2021 - 06:02 WIB

Penting Penguatan Kapasitas Bawaslu Manggarai Timur

Ketua KPUD Matim, Ady Mbalur sedang memaparkan materi. Foto/Bawaslu Matim

Ketua KPUD Matim, Ady Mbalur sedang memaparkan materi. Foto/Bawaslu Matim

BORONG, FLORESMERDEKA.COM- Meski perhelatan demokrasi akan berlangsung beberapa tahun lagi,tepatnya  tahun 2024 mendatang. Bukan berarti lelap begitu saja. Atau diam. Tak buat apa-apa. Bawaslu Manggarai Timur justru lebih agresif. Lebih siap dengan bekal pengetahun yang cukup. Memadai  agar kelak pada saatnya fungsi pengawasan berjalan baik, semestinya dan prefesional.

Hosting Unlimited Indonesia

Itu sebabnya pengetahun tentang kepengawasan dijabarkan. Ditular-jangkitkan kepada sesama tokoh pemuda,tokoh masyarakat, tokoh agama dan elemen sosial lainnya. Untuk tujuan dimaksud maka  Kamis (4/3/2021) berlangsung seminar yang bertema, “ Peran dan Fungsi Kelembagaan Bawaslu Dalam Pengawasan Pemilu” di Hotel Embun Pagi-Cepi Watu-Borong.

Kegiatan tersebut  menghadirkan dua pembicara utama. Yakni Yohanes Subur, MSi, Kepala Kesbangplinmas Manggarai Timur dan Ketua KPUD Manggarai Timur, Ady Mbalur. Peserta yang hadir berasal dari berbagi  elemen berjumlah 30 orang. Jalannya kegiatan dipandu Kanis Lina Bana, Pemimpin Umum Flores Merdeka.com

Iklan Kementerian Agama

Mengawali kegiatan itu, Ketua Bawaslu Manggarai Timur, Zakarias Gara, SH, menegaskan,  penguatan kapasitas kepengawasan pemilu  merupakan agenda rutin Bawaslu Manggarai Timur. Sebab disadari fungsi kepengawasan sangat strategis dan melekat demi menjamin mutu   dan integritas pemilu. Karena itu sumber daya pengawas harus ditingkatkan sehingga  fungsi peran pengawasan berjalan efektif, tegas  independen dan kredibel.

Sedangkan Yohanes Subur dalam uraiannya menyatakan,   pentas pemilu di Kabupaten Manggarai Timur selalu berlangsung aman, tertib dan damai. Di mana fungsi pengawas dijabarkan secara baik dan benar dalam seluruh kegiatan pemilu  berlangsung.

Dalam geliatnya, demikian Subur,  peran pengawas sangat terbatas. Peran pengawas hanya berada dalam jelajah kepengawasan sehingga kejanggalan hukum hanya sebatas rekomendasi. Namun dalam perkembangan selanjutnya, peran pengawas sangat strategis dan menentukan. Sebab dalam kapasitasnya pengawas dapat berfungsi sebagai  penegak hukum. Hal itu dimungkinkan regulasi hukum yang telah mengaturnya dan dalam organ kepengewasan melibatkan elemen-elemen terkait.

Sementara Ketua KPUD Matim, Ady Mbalur, menjabarkan peran penting pengawas. Yakni mencegah terjandinya konflik, mendukung  tingkat partisipasi publik, mendukung  pemilu yang berintegritas dan menjamin kualitas demokrasi.

Dengan demikian peran pengawasa sangat urgen dan strategis. Sebab hanya Panwas yang menghakimi adanya pelanggaran atau tidak. Karena itu kapasitas KPUD adalah berkaitan dengan penyelenggaran adminisitratib. Sementara dugaan adanya pelanggaran pemilu menjadi otoritas penuh pengawas.

Menurutnya, ada tiga fase penting dalam seluruh prores demokrasi. Entah  Undang-Undang No.10 Tahun 2016 tentang Pilkada atau Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang pemilu. Tiga fase penting itu yakni, sebelum pemilu berlangsung, saat pemilu berlangsung dan pasca pemilu. “Ini kadang-kadang organ penting dalam pemilu  tidak paham,” katanya. (FMC)

Share :

Baca Juga

Demokrasi Mabar

Tanggul Rp 2 M, Ambruk Diterpa Gelombang Laut

Demokrasi Mabar

DPRD Mabar Minta Dana Covid Transparan

Demokrasi Mabar

Lima Tahun, Rakyat Hanya Menikmati Madu Janji

Demokrasi Mabar

KPUD Ingatkan Kandidat Perhatikan Kelengkapan Dokumen Pencalonan
Sil Joni

Demokrasi Mabar

“Janjimu Kusimpan dalam Hatiku”

Demokrasi Mabar

Antara “Betis Politik” dan “Paha Politik” (Membaca Hasrat Kuasa Para politisi)

Mimbar Demokrasi

Petugas PKH Intimidasi Warga Pilih Paket Tertentu

Demokrasi Mabar

Bara-Api Gelar Bincang Bersama Paslon Pantas-Riski