Empat Puskesmas Jadi Pilot Projek ePuskesmas - FloresMerdeka

Home / Reportase

Jumat, 13 Mei 2022 - 15:38 WIB

Empat Puskesmas Jadi Pilot Projek ePuskesmas

LABUAN BAJO, FLORESMERDEKA.com-Sebanyak Empat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) dijadikan sebagai pilot project ePuskemas atau Puskesmas elektronik.

Sekretaris Dinas Kesehatan Adrianus Ojo di Labuan Bajo, Kamis (12/5/2022) mengatakan, digitalisasi pelayanan kesehatan dan sistem informasi kesehatan secara elektronik merupakan tindak lanjut pengembangan smartcity dari sistem informasi kesehatan “mekar lawa” oleh Dinas Kesehatan Manggarai Barat.

Ia menyebutkan, sebanyak empat Puskesmas yang akan dijadikan sebagai pilot project Puskesmas elektronik (epuskesmas) yakni Puskemas Labuan Bajo, Puskesmas Benteng, Puskesmas Wae Nakeng dan Puskesmas Golowelu.

Dia menjelaskan bahwa mekar lawa artinya wahana elektronik untuk kesehatan masyarakat lintas warga pengguna. Di mana, ada lima komponen dalam  mekar lawa yakni ePuskesmas, eDinkes, eFarmasi, eInfo kesehatan dan eAntrian.

“ePuskesmas akan mengatur tentang bagaimana pelayanan dilakukan secara online, baik pengelolaan program maupun pelaporan, tidak lagi dilakukan secara manual,”ujarnya.

Ia menyatakan, ePuskesmas akan terhubung dan terintegrasi dengan eDinkes. Comencenter Dinkes bisa melakukan pemantauan pelayanan di Puskesmas secara real-time yang mana menurut rencana pilot projct di empat Puskesmas akan di launching pada tanggal 1 Juni 2022.

Menurut dia, alasan memilih empat Puskesmas sebagai pilot project karena keempat Puskemas tersebut telah terkoneksi dengan jaringan BPJS Kesehatan. Sementara itu, untuk pelaksanaan ePuskesmas di empat Puskesmas tersebut maka pihak Dinas Kesehatan Manggarai Barat sedang memebrikan pelatihan bagi jajaran pegawai di empat Puskesmas tersebut secara daring dengan menghadirkan nara sumber dari PT Infokus Indonesia sebagai vendor dengan menggunakan aplikasi.

Dia menjelaskan, kelebihan menggunakan elektronik jika dibandingkan manual yakni jika manual kita sangat sulit melakukan pelaporan dan membutuhkan waktu lama karena perlu mencari folder dan sulit mengambil keputusan dengan segera. Sedangkan dengan menggunakan elektronik, segala keputusan dan kebutuhan bisa segera tertangani dengan segera.

Penulis : Frumen Amas

Editor : Kornelis Rahalaka

Share :

Baca Juga

Reportase

Banjir Bandang di Kota Super Premium
Jubir Gugus Tugas Manggarai

Dinamika Daerah

TNI dan Polri Telisik Transmisi Lokal Pasien Covid-19

Dinamika Daerah

Pasien Covid-19 di Manggarai Kabur dari Tempat Karantina

Reportase

Tabung Minyak Tanah Meledak, Empat Orang Luka Bakar

Reportase

Jembatan Ambruk Diterjang Banjir Bandang
Kemnaker RI kunjungi BLK Caritas Peduli

Dinamika Daerah

Kemnaker RI Verifikasi BLK Caritas Peduli di Lembata

Reportase

Puluhan Rumah dan Jalan Utama Terendam Banjir

Dinamika Daerah

Kebakaran Hebat Melanda Gunung Ile Lewotolok