Uap Panas Hebohkan Warga Lembata - FloresMerdeka

Home / Kabar Terkini / Warta Nusantara

Rabu, 28 Juli 2021 - 01:03 WIB

Uap Panas Hebohkan Warga Lembata

Sejumlah petugas sedang meninjau uap panas.(Foto: Ist)

Sejumlah petugas sedang meninjau uap panas.(Foto: Ist)

LEWOLEBA, FLORESMERDEKA.COM-Uap panas muncul di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Warga setempat pun dibuat heboh dengan fenomena alam tersebut. Uap panas itu muncul tepat di area bekas jaur banjir bandang akibat siklon tropis seroja yang menerjang wilayah Lembata awal April 2021 lalu.

Tanjung Batu merupakan satu di antara beberapa desa di Kabupaten Lembata yang berada persis di kaki gunug Api Ile Lewotolok.

Petugas di Pos Pemantau Gunung Api (PPGA) Ile Lewotolok, Stanislaus Arakian membenarkan adanya uap panas tersebut. Namun berdasarkan pengamatan pwtugas jaga, uap panas tersebut tidak mengandung gas belerang khas gunung api.

“Di area tersebut tidak tercium bau gas belerang dan tidak teramati juga asap gas saat di lokasi,” kata Stanislaus kepada wartawan, Senin (26/7/2021).

Kondisi uap panas yang muncul ini berbeda dengan uap panas yang berada di dapur alam desa Watuwawer, Kecamatan Atadei, dimana bau gas belerang cukup menyengat.

Sementara itu suhu udara di sekitar titik uap panas ini berkisar di 33° Celsius dan suhu uap panas tersebut mencapai 39,1° Celsius.

Stanis menjelaskan, berdasarkan pengamatan mereka bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, ada dugaan jebakan air saat banjir bandang yang berada di bawah timbunan bebatuan besar.

“(Air) itu kemudian memanas oleh karena bebatuan kemudian menghasilkan uap panas tersebut. Makanya uap air tersebut melewati lubang-lubang yang bisa diterobos. Itu dugaan sementara,” terang Stanislaus.

Fenomena uap panas di Desa Tanjung Batu ini membuat heboh masyarakat setempat bahkan menjadi viral di media sosial.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Batu, Oscar Ola Langobelen, mengatakan, menurut laporan warga, uap panas ini sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu.

Pantauan Wartawan di lokasi kejadian, uap panas tersebut tidak lagi kelihatan meski suhu panas di titik uap tersebut cukup tinggi.

Oscar mengatakan, Pemerintah Desa Tanjung Batu baru mendapatkan laporan kejadian ini setelah heboh di media sosial.

“Dari pemerintah kita tidak ada laporan tentang kejadian ini. Tapi baru tadi ketika mereka kasih naik di media (sosial) baru kita menuju ke lokasi,” kata Oscar.

Oscar menjelaskan setelah mengetahui kejadian tersebut Pemerintah Desa Tanjung Batu langsung memberikan laporan ke BPBD Kabupaten Lembata dan petugas di PPGA Ile Lewotolok. *(FMC)

Share :

Baca Juga

Aliansi Solidaritas Besipae saat menggelar aksi unjuk rasa

Lintas Nusa

Pemrov NTT Didesak Kembalikan Hak Masyarakat Adat Besipae

Lintas Nusa

Pendiri Kompas Gramedia Tutup Usia

Kabar Terkini

Presiden Jokowi Lantik Sigit Prabowo Jadi Kapolri

Kabar Terkini

Ini Program Kerja Enam Menteri Baru Kabinet Indonesia Maju
Banjir bandang menerjang Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri, Lembata. (Foto:Ist)

Kabar Terkini

Satu Keluarga Tertimbun Longsor di Desa Leuwayan

Warta Nusantara

Presiden Jokowi Beli Noken Mama-Mama Papua
Kejari Lembata yang baru saat diterima oleh forkominda Lembata di Bandar Udara Wuno Pito.(Foto: Ist)

Warta Nusantara

Kejari Azrijal: Beri Kami Waktu untuk Dalami Semua Kasus di Lembata

Warta Nusantara

Presiden Jokowi : Dunia Tengah Menghadapi Situasi Sulit