RDP Ricuh, Fraksi PAN DPRD Sikka Minta Maaf - FloresMerdeka

Home / Mimbar Demokrasi

Rabu, 14 Juli 2021 - 09:13 WIB

RDP Ricuh, Fraksi PAN DPRD Sikka Minta Maaf

Philips Fransiskus didampingi anggota fraksi PAN DPRD Sikka saat menampaikan permintaan maaf.(foto:Ist)

Philips Fransiskus didampingi anggota fraksi PAN DPRD Sikka saat menampaikan permintaan maaf.(foto:Ist)

MAMUMERE,FLORESMERDEKA.COM-Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sikka secara resmi meminta maaf atas insiden kericuhan yang terjadi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD bersama 16 organisasi kesehatan (Nakes), Senin (12/7/21) lalu.

Penyampaian maaf itu disampaikan oleh Fraksi PAN dalam sidang Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Keterangan Bupati Sikka terhadap Pemandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD yang digelar pada Rabu (14/7/2021).

Dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi PAN DPRD Sikka Philipus Fransiskus mewakili anggota Fraksi PAN menyampaikan permohonan maaf atas kejadian pada hari Senin, (12/7/21) lalu.

“Kami sadar betul, sebagai manusia kami khilaf, kita melakukan hal yang mungkin di luar kendali kita. Kami sadar betul bahwa posisi kami adalah anggota DPRD. Ada tuntutan etika yang harus kami jalankan. Karena itu dengan kesadaran penuh dan kerendahan hati karena insiden itu terjadi di ruang yang terhormat ini, maka kami juga menggunakan kesempatan di paripurna terhormat ini untuk secara terbuka saya atas nama ketua fraksi juga ketua partai mengambil tanggung jawab itu untuk meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sikka,” ungkapnya.

Secara psikologi memang kurang baik. Pihaknya menyadari betul, bagaimana pun ini hal yang mungkin tidak patut untuk kami lakukan di ruang kulababong ini karena etika sebagai Anggota DPRD.

“Ini tanggung jawab partai. Tanggung jawab yang kebetulan saya adalah ketua fraksi, jadi momen yang baik ini kita sampaikan. Jadi kita betul-betul meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sikka memaafkan,” ujarnya.

Permintaan maaf juga disampaikan oleh Anggota DPRD Sikka Fraksi PAN, Fransiskus Ropi Cinde.

Ia mengatakan insiden yang terjadi memang merupakan sebuah kejadian yang sama sekali tidak diharapkan, terjadi secara spontanitas. Hal ini dikarenakan dirinya termasuk juga salah satu korban.

Dimana istrinya adalah tenaga kesehatan yang juga terpapar virus corona karena di tempat kerja istrinya di Puskesmas Beru, tidak dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD).

Lebih lanjut Frans Cinde menjelaskan, dari hasil RDP yang terjadi dan menyimak pernyataan teman-teman DPRD yang menurut dia sangat menyinggung. Dan rapat tersebut merupakan forum yang bagus untuk secara terbuka menyampaikannya. Sehingga para nakes juga bisa puas hati karena mereka telah bekerja sepenuh hati.

“Kondisi rapat saya lihat tidak jelas arah dalam dinamika sidang. Kemudian muncul sebuah perasaan spontanitas, tiba-tiba terjadi seperti itu, insiden yang sebenarnya sama sekali tidak diharapkan,” tambahnya.

Oleh karena itu, dirinya secara pribadi kemudian melalui ketua fraksi yang sekaligus ketua partai, menyampaikan permohonan maaf. Permohonan maaf pertama kepada lembaga DPRD Sikka, akibat perbuatan itu, lembaga ini mendapat imej yang kurang bagus dari masyarakat.
Kemudian, dirinya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sikka.

Sehingga pada sisa waktu ini, dirinya bisa bersama dengan Anggota DPRD dari Fraksi PAN bisa menjalankan tugas secara baik di lembaga DPRD ini.*(Cho)

Share :

Baca Juga

Demokrasi Mabar

Pemerintahan yang ‘Bebas dari Tekanan’, Mungkinkah?
Polres Mabar Telisik Penyebab Kebakaran

Ham dan Lingkungan Hidup

Polres Mabar Telisik Penyebab Kebakaran

Demokrasi Mabar

Puji Paket MISI, Marten Mitar: Mereka Adalah Sahabat Edi-Weng

Demokrasi Mabar

Siap Mendaftar, Paket AG Enggan Kerahkan Massa Besar-besaran
Maria Geong

Demokrasi Mabar

Maria Geong Puji KPU Mabar
Edi-Weng

Demokrasi Mabar

Edi-Weng Kantongi SK Golkar
Tokoh Gokar Mabar, Mateus Hamsi dikediamanya, Jumad (9/10/2020)

Demokrasi Mabar

Tokoh Golkar Mabar Dukung Pantas-Riski

Mimbar Demokrasi

Pembangunan harus Berpusat pada Rakyat