Souvenir Tulang Ikan Paus Diminati Pengunjung - FloresMerdeka

Home / Ekonomi Bisnis

Selasa, 10 Mei 2022 - 01:11 WIB

Souvenir Tulang Ikan Paus Diminati Pengunjung

Pameran aneka souvenir dari tulang belulang ikan paus Lembata.(Foto:Kornelis Rahalaka/Floresmerdeka)

Pameran aneka souvenir dari tulang belulang ikan paus Lembata.(Foto:Kornelis Rahalaka/Floresmerdeka)

LABUAN BAJO, FLORESMERDEKA.com- Ajang pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berlangsung di Water Front City Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) dari tanggal 8-11 Mei 2022 menarik minat ribuan pengunjung untuk membeli souvernir Tulang Ikan paus.

Pameran yang diselenggarakan oleh DPD Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) ini sendiri bertujuan untuk memperkenalkan berbagai produk UMKM kabupaten se-daratan Flores-Lembata dan NTT pada umumnya. Pameran UMKM kali ini diikuti 180 UMKM dan lebih dari seribu produk lokal khas NTT.

Salah satu stan pameran yang banyak dikunjungi dan mendapat apresiasi pengunjung yakni beragam jenis souvenir yang berasal dari tulang belulang ikan paus asal Lamalera, Kabupaten Lembata. Terdapat beraneka souvenir yang terbuat dari lukisan tulang ikan paus seperti cincin, anting, gelang, keris hingga tongkat komando. Karya seni bernilai tinggi ini dikerjakan oleh seniman lokal asal Lamalera.

Mia Krova, pemilik pameran souvenir tulang ikan paus mengaku, sejak pameran dibuka, stan miliknya tak pernah sepih dari pengunjung. Banyak produk yang terjual seperti anting-anting, gelang dan bebera jenis produk dari tulang ikan paus. Bahkan sebuah tongkat komando pernah diberikan kepada Presiden Jokowi saat mengunjungi korban bencana alam di Lembata tahun lalu.

Lumayan Banyak Pengunjung

Ada yang membeli tetapi ada pula yang hanya sengaja melihat-lihat,”ujarnya. Namun ia mengaku puas dengan pameran kali ini karena termasuk merupakan pameran terbesar yang pernah ia ikuti.

Dalam ajang pameran kali ini, ribuan jenis karya UMKM ditampilkan sebagai ajang promosi bagi para wisatawan yang mulai menggeliat paska pandemi korona yang menerpa selama kurang lebih dua tahun terakhir.

Selain berbagai macam souvenir, ajang ini juga memamerkan berbagai produk UMKM lokal seperti tenun ikat dari berbagai daerah, kuliner dan produk pangan dari beragam jenis seperti kopi dan aneka jenis masakan khas lokal.

Sebastianus Benge, pegiat UMKM asal Detusoko, Kabupaten Ende menuturkan, ia datang jauh-jauh dari Ende karena merasa terpanggil dan ingin terlibat langsung dalam ajang pameran ini. Ia ingin memperkenalkan hasil produk kepada masyarakat lebih luas.

“Saya datang atas inisiatif sendiri, tanpa difasilitasi oleh pemerintah Ende atau  lembaga lain. Saya ingin memperkenalkan karya saya sehingga saya datang meskipun dengan biaya sendiri,”ujar Sebast.

Selain memamerkan kemasan kopi bubuk khas Detusoko, Ende, ia juga mempromosikan sejumlah lukisan dan beberapa jenis souvenir khas Ende. Ia mengaku, produk kopi yang ia hasilkan sebagian besar berasal dari kebun kopi milik sendiri dan sebagian kecil berasal dari petani lain di Detusoko.

Stan pameran milik Sebast banyak dikunjungi oleh warga, produknya pun banyak dibeli oleh pengunjung. Menurut Sebast, produk kopi kemasan miliknya diproses secara sederhana atau manual dengan menggunakan peralatan yang sederhana. Proses manual ini guna menjaga kwalitas dan cita rasa kopi tetap dipertahankan agar tidak terkontaminasi oleh zat-zat kimia atau mengurangi aroma yang menjadi kekhasan produknya.

Ia berharap, pemerintah membuka lebih luas dan banyak iven-iven pameran seperti ini agar para pelaku ekonomi dan UMKM dapat memamerkan hasil karyanya dan guna meningkatkan perekonomian daerah dan keluarga.

Ajang pameran seperti ini menurut dia, sangat bermanfaat, selain untuk mempromosikan produk-produk lokal unggulan dari setiap daerah serentak untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat yang sempat mati suri terdampak pandemi korona.*

Editor : Kornelis Rahalaka

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

Jeritan Hati Petani Vanili

Ekonomi Bisnis

Paroki Datak Inisiasi Tanam Jagung 750 Hektar

Investasi

Ekraf Jadi Tumpuan Hidup 20 Juta Rakyat Indonesia

Ekonomi Bisnis

Pemerintah Manggarai Terima Bantuan CSR BRI Ruteng

Ekonomi Bisnis

Kopi Fine Rabusta Manggarai Timur Tembus Negara Belanda

Ekonomi Bisnis

Bangun Sinergitas di Tengah Terpuruknya Ekonomi

Ekonomi Bisnis

Stef Nali : Proyek Persemaian Benih, Bukan Perambahan Hutan

Investasi

G20 Momentum Pemulihan Pariwisata Indonesia